Comscore Tracker

Awal Tahun Depan, Tarif Cukai Rokok Naik 23 Persen

Kenaikan berfungsi untuk menggenjot produksi.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah telah sepakat untuk menaikka tarif cukai rokok. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, keputusan itu tak lepas dari berbagai pertimbangan yang dilakukan dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Ada pun kenaikan tarif cukai rokok itu akan mulai diterapkan tahun depan. Nantinya, Kemenkeu akan menuangkan kebijakan baru itu dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu).

1. Tarif cukai rokok meningkat hingga 23 persen

Awal Tahun Depan, Tarif Cukai Rokok Naik 23 PersenInstagram.com/@smindrawati

Karena maraknya peredaran rokok-roko secara ilegal, akhirnya pemerintah menyepakati untuk menaikkan tarif cukai rokok. Menurut Sri, kenaikan yang sangat tinggi akan membuat insentif bagi para pelaku rokok ilegal untuk meningkatkan produksinya.

"Nah dari hal tersebut, di sisi lain kita juga melihat dari sisi industri dan tenaga kerja, dari sisi petani," kata Sri di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/9).

Sri menambahkan, kebijakan tersebut juga sudah disampaikan kepada Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Kami semua akhirnya memutuskan untuk kenaikan cukai rokok ditetapkan sebesar 23 persen," lanjutnya.

Baca Juga: Ini Jawaban Menkeu Soal Permintaan Millennial Menaikkan Cukai Rokok

2. Kebijakan akan diterapkan pada 1 Januari 2020

Awal Tahun Depan, Tarif Cukai Rokok Naik 23 PersenIDN Times/Aldzah Fatimah Aditya

Selain itu, pemerintah juga telah sepakat untuk menaikkan harga tarif rokok sebesar 35 persen dari harga jualnya. Nantinya, Kemenkeu akan memasukkan kebijakan itu dalam Permenkeu.

"Kenaikan average 23 persen untuk tarif cukai dan 35 persen dari harga jualnya akan kami tuangkan di dalam Permenkeu, yang akan kita berlakukan sesuai dengan tadi keputusan Pak Presiden 1 Januari 2020," terang Sri.

"Dengan demikian, kita akan memulai persiapannya, sehingga nanti pemesanan pita cukai baru bisa dilakukan dalam masa transisi ini," lanjut dia.

3. Alasan pemerintah tingkatkan kebijakan cukai

Awal Tahun Depan, Tarif Cukai Rokok Naik 23 PersenIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Sri memaparkan adanya alasan pemerintah memberi kebijakan cukai karena beberapa hal. Antara lain seperti mengurangi konsumsi, laku mengatur industrinya, dan ketiga, untuk penerimaan negara.

"Jadi di dalam penetapan mengenai cukai rokok ini kita memperhatikan tiga hal tersebut. Yakni bagaimana kebijakan cukai rokok bisa mengurangi konsumsi rokok. Bagaimana dia bisa mengatur industrinya dan yang ketiga tetap menjaga penerimaan negara," jelas Sri Mulyani.

Baca Juga: Siap-Siap Tarif Cukai Rokok Bakal Naik, Gudang Garam Akan Kerek Harga

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya