Comscore Tracker

Jika Masih Rasis, Gubernur Papua Akan Pulangkan Mahasiswanya

Wacana yang sama digodok Pemerintah Papua Barat.

Jakarta, IDN Times - Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan bahwa ia berencana memulangkan seluruh mahasiswa asal Papua yang sedang merantau untuk kuliah. Hal tersebut disampaikan Lukas setelah ia menghadiri pelantikan pejabat eselon dua dan tiga di Gedung Negara Papua, Jayapura.

Selain oleh Gubernur Papua, wacana pemulangan mahasiswa pun menjadi pembahasan hangat bagi pemerintah Papua Barat.

1. Tuntut jaminan keamanan dan keadilan untuk mahasiswa Papua

Jika Masih Rasis, Gubernur Papua Akan Pulangkan Mahasiswanya(Gubernur Papua Lukas Enembe ) ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Lukas Enembe menyebutkan, penarikan mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di luar Papua akan dilakukan jika tidak ada jaminan keamanan dan keadilan bagi mahasiswa Papua.

"Jadi kalau Indonesia tidak aman dari kita ya saya mau tarik semua," kata Lukas enembe seperti dikutip dari Antara pada Selasa (20/3). "Saya bicara dengan Gubernur Papua Barat tadi untuk mereka datang ke sini, kita bicara di sini," lanjut dia.

Menurut Lukas, tidak ada gunanya untuk mahasiswa Papua menempuh pendidikan di luar Papua jika keamanan dan keadilan mereka tidak bisa dijamin. Hal ini yang membuat dia berniat untuk menarik pulang semua mahasiswa Papua yang tersebar di seluruh Nusantara.

2. Demonstrasi di tanah Papua masih terus terjadi

Jika Masih Rasis, Gubernur Papua Akan Pulangkan MahasiswanyaANTARA FOTO/Novrian Arbi

Hingga kini sejumlah daerah di Papua masih melakukan aksi demonstrasi damai menolak tindakan rasisme dan diskriminasi yang dirasakan oleh mahasiswa Papua di Kota Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Adapun titik-titik yang menjadi lokasi demonstrasi adalah Kabupaten Biak Numfor, Merauke, Nabire, dan Bintuni, Papua Barat.

Baca Juga: Kecam Pengepungan Asrama Papua, Ini Kata Jaringan Gusdurian

3. Tim bentukan pemerintah Papua segera bertolak ke Jawa Timur

Jika Masih Rasis, Gubernur Papua Akan Pulangkan MahasiswanyaANTARA FOTO/Arnas Padda

Pemerintah Papua telah membentuk tim untuk menyelesaikan masalah ini dengan segera. Tim tersebut juga segera bertolak menuju Jawa Timur untuk menyelesaikan perkara ini.

Selain pembentukan tim oleh pemerintah Papua, pemerintah Jawa Timur juga sudah melakukan upaya untuk menyelesaikan persoalan ini. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang terjadi di wilayah Jawa Timur terhadap mahasiswa Papua.

4. Keamanan mahasiswa Papua dijamin

Jika Masih Rasis, Gubernur Papua Akan Pulangkan MahasiswanyaPenjagaan di depan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya - IDN Times/Vanny El Rahman

Sejumlah kepala daerah mulai menyatakan sikap untuk menjamin keamanan dan keadilan bagi mahasiswa Papua yang telah menempuh pendidikan di daerah mereka masing-masing. Salah satunya disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Tenang saja, saya jamin keamanan saudara dari Papua yang ada di sini. Saya minta juga kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah ikut menjaga karena mereka adalah saudara kita sebangsa se-Tanah Air, apalagi banyak saudara kita dari Papuaini sedang sekolah, mari kita jaga agar belajarnya tidak terganggu dengan urusan ini," kata Ganjar seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Koordinator Aksi Ormas di Asrama Papua Minta Maaf Soal Ucapan Rasis

Topic:

  • Galih Persiana

Just For You