Comscore Tracker

BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim Pancaroba

Usai angin kencang akan datang cuaca ekstrem

Jakarta, IDN Times - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengungkapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena angin kencang merupakan tanda-tanda peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan atau yang lebih dikenal dengan masa pancaroba. Angin pada masa pancaroba dapat berlangsung hingga lebih dari sepekan.

1. Ini ciri-ciri angin kencang di masa pancaroba

BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim PancarobaDok.BNPB

Agus membeberkan ciri-ciri angin kencang pada masa pancaroba tersebut pada umumnya bergerak dengan kecepatan maksimal hingga 45 km/jam atau lebih serta berlangsung sepekan.

Sedangkan sifat hempasannya bergerak secara horisontal dengan durasi panjang dan berpotensi menimbulkan dampak kerusakan.

"Jika melihat tanda-tanda angin kencang yang sudah terjadi sejak awal Oktober, maka diperkirakan periode tersebut tidak berlangsung lama seiring dengan bergantinya cuaca ekstrem lainnya," ujarnya dalam siaran tertulis di Jakarta, Senin (21/10).

Baca Juga: Masuk Musim Pancaroba, Ini 9 Penyakit yang Paling Berisiko Menyerangmu

2. Angin kencang telah melumpuhkan hampir seluruh wilayah Desa Sumberbrantas

BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim PancarobaANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Diberitakan sebelumnya, angin kencang menerjang Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Jawa Timur, pada Sabtu (19/10) sekitar pukul 23.30 WIB, hingga Minggu (20/10) membuat satu warga meninggal dan ratusan warga lain mengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan angin kencang telah melumpuhkan hampir seluruh wilayah Desa Sumberbrantas.

"Angin kencang tersebut juga merusak sedikitnya 20 rumah, fasilitas umum, jaringan komunikasi dan jaringan listrik di Desa Sumbergondo," ujar Agus

3. Banyak pohon tumbang dan rumah rusak

BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim PancarobaIstimewa

Agus menjelaskan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, banyak pohon yang tumbang sehingga mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum lainnya.

"Selain itu ada angin kencang membuat warga atas nama Sodiq meninggal dunia, sejumlah orang mengalami luka-luka dan mengalami gangguan saluran pernafasan," terangnya.

4. Ratusan warga dievakuasi

BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim PancarobaDok.BNPB

Agus menegaskan saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu telah bersama BPBD Provinsi Jawa Timur, unsur TNI/Polri dan para relawan telah mengevakuasi masyarakat terdampak ke pos pengungsian yang telah didirikan beserta dapur umum.

Adapun data warga yang dievakuasi ke sejumlah posko pengungsian di antaranya; Posko PB BPBD Kota Batu 379 jiwa, Rumas Dinas Walikota 122 jiwa, Balai Desa Punten 530 jiwa, Balai Desa Tulungrejo 40 jiwa, SDN 1 Punten 173 jiwa, Balai Desa Sidomulyo 7 jiwa, Kantor Kelurahan Songgokerto 19 jiwa.

"Sedangkan posko lain yang sedang dipersiapkan adalah Posko Kelurahan Sisir, Posko GOR Ganesa, Posko Balai Desa Sumbergondo dan Sekretariat PGRI," imbuhnya.

Baca Juga: 5 Fitur di Mobil Ini Sangat Berguna Ketika Musim Hujan Tiba

Topic:

  • Yogi Pasha

Just For You