Comscore Tracker

Terkenal Angker, Ini Kisah Mistis 3 Museum di DKI Jakarta 

Museum ini berada di Kota Tua, dibangun zaman Belanda

Jakarta, IDN Times – Bangunan tua yang sudah berdiri ratusan tahun biasanya mengandung nuansa mistis dan angker. Banyak kisah dan cerita dari bangunan tua yang di tinggal setelah masa perperangan.

Salah satunya mungkin gedung yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Seperti museum atau gedung cagar budaya (heritage). Di DKI Jakarta banyak ditemukan gedung peninggalan Belanda yang terkenal mistis dan angker. Seperti tiga bangunan zaman kolonial Belanda yang berada di kawasan Kota Tua ini. 

Meski menjadi destinasi wisata, Museum Fatahillah, Museum Wayang, dan Toko Merah yang letaknya tidak jauh dari Stasiun Jakarta Kota, ternyata punya cerita sendiri. Selain bersejarah, di lokasi tersebut juga terkenal dengan mistisnya yakni sering kali terdengar suara tangisan. Penasaran? Yuk, simak penelusuran IDN Times di tiga museum ini lebih jauh.

1. Museum Fatahillah

Terkenal Angker, Ini Kisah Mistis 3 Museum di DKI Jakarta IDN Times/Aulia Fitria

Museum bergaya bangunan khas Eropa dengan dinding bercat putih ini berdiri pada tahun  1707-1712 atas perintah Gubernur-Jenderal Joan van Hoorn. Dikutip dari berbagai sumber, dulunya bangunan museum ini merupakan balai kota Batavia. Halaman depannya pernah menjadi lokasi hukuman mati.

Usianya yang sudah ratusan tahun dengan berbagai macam peristiwa yang mengiringi keberadaannya, membuat tempat ini diselimuti berbagai kisah mistis.

Konon, di Museum Fatahillah kerap terdengar suara tangisan serta bau amis darah. Karena tempat ini menjadi lokasi eksekusi mati, di mana lonceng yang kerap menjadi penentu waktu kematian sering berbunyi pada malam hari.

Saat ini, Museum Fatahillah menjadi salah satu destinasi wisata di kawasan Kota Tua. Di museum ini, pengunjung bisa mempelajari sejarah tentang Kota Jakarta.

Baca Juga: Kisah Mistis Makam Medelek di Jombang, Kuburan Terangker di Indonesia

2. Museum Wayang

Terkenal Angker, Ini Kisah Mistis 3 Museum di DKI Jakarta IDN Times/Aulia Fitria

Museum ini terletak di dekat Museum Fatahillah. Di museum ini tersimpan berbagai jenis wayang produksi Nusantara.

Museum ini diresmikan oleh Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada 1975. Museum ini sebelumnya pernah berpindah lokasi, dan akhirnya menetap di gedung tua yang sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu.

Seperti Museum Fatahillah, Museum Wayang juga memiliki kisah yang tidak kalah angker. Di museum ini kerap terdengar suara-suara aneh seperti suara serdadu Belanda sedang berbaris, dengan mengucapkan aba-aba berbahasa Belanda.

3. Toko Merah

Terkenal Angker, Ini Kisah Mistis 3 Museum di DKI Jakarta IDN Times/Aulia Fitria

Seperti namanya, bangunan ini berdinding bata berwarna merah. Bangunan ini juga merupakan peninggalan kolonial Belanda. Tidak seperti Museum Fatahillah dan Museum Wayang yang berada di dalam kawasan Kota Tua, Toko Merah terletak dipinggir jalan raya.

Dulu, toko ini merupakan kediaman para tokoh penting di Batavia. Kemudian berubah menjadi hotel khusus para pejabat.

Kisah mistis juga tidak lepas dari bangunan peninggalan Belanda ini. Suara teriakan perempuan dan penampakan kerap hadir di Toko Merah ini. Toko Merah ini adalah saksi atas pembantaian etnis Tionghoa pada zaman penjajahan.

Baca Juga: Misteri Rumah Reuneker Bekas Peninggalan Kolonial di Salatiga

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya