Comscore Tracker

Grab Listrik Diluncurkan Awal 2020, Gandeng Hyundai dan Gesits

Apakah akan sefenomenal Grabwheels?

Jakarta, IDN Times - Grab Indonesia baru saja bekerjasama dengan PT. Hyundai Motor Manufacturing (HMM) untuk pengorbitan taksi online listrik bernama Hyundai Ioniq Electric yang akan dioperasikan sebagai layanan mobilitas electric vehicle (EV).

Tak hanya mobil Hyundai Ioniq, Grab juga mengumumkan kerja sama dengan Gesits, dan AHM untuk memboyong armada khusus bertenaga listrik. Total ada 20 Hyundai Ioniq dan 20 sepeda motor listrik untuk mulai diuji coba awal tahun depan. 

1. Resmi beroperasi mulai awal tahun depan

Grab Listrik Diluncurkan Awal 2020, Gandeng Hyundai dan GesitsDok. IDN Times/Istimewa

Mulai dari awal 2020, Hyundai Ioniq EV mengaspal sebagai pilihan armada taksi online. Taksi listrik ini dapat dipesan secara khusus melalui Grab Car Electric yang akan dikenalkan berbarengan dengan peluncuran taksi listriknya tersebut secara resmi.

Pelanggan bisa mendapatkan ini di sekitaran area SPKLU. Soal tarif, kemungkinan besar akan setara Grab Car Plus.

2. Tak hanya Hyundai IONIQ, Gesits dan Honda PCX Elektrik akan menjadi armada Grab Indonesia

Grab Listrik Diluncurkan Awal 2020, Gandeng Hyundai dan GesitsDok. IDN Times/Istimewa

Kerja bareng ini merupakan kelanjutan komitmen yang dibuat Grab dan SoftBank pada Juli lalu. Investasi sejumlah 2 miliar USD, dikeluarkan demi membangun ekosistem EV, dan mendukung gerakan pemerintah demi Indonesia yang bebas polusi.

Juga mendukung tujuan pemerintah mencapai 2 juta unit kendaraan listrik pada 2025. Akhirnya Grab akan merealisasikan melalui Hyundai Ioniq, serta sepeda motor listrik Gesits dan Honda PCX elektrik yang akan menjadi salah satu armada mereka mulai tahun depan.

3. Berbeda dengan Singapura yang menggunakan Hyundai Kona

Grab Listrik Diluncurkan Awal 2020, Gandeng Hyundai dan GesitsAntaranews.com

Di Singapura, Grab sudah menjalankan misi elektrifikasi dengan Hyundai Kona. Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan Ioniq bermodel sedan, pasti ada alasan tersendiri mengapa malah memakai Ioniq di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, Kona memiliki bagasi kompak sehingga tidak sesuai kebutuhan di sini. Selain itu, kapasitas baterai Ioniq lebih besar, yakni 38 kWh, yang diklaim mampu menempuh 380 km dari sekali pengisian.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Grab Luncurkan Layanan Kesehatan GrabHealth yang Tersedia di 224 Kota

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya