Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)

Intinya sih...

  • Saldo Bitcoin pengguna OKX mencapai 130.507 BTC, meningkat 0,05% dari laporan sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan yang relatif stabil.

  • Total kepemilikan Ethereum pengguna OKX naik menjadi 1,645 juta ETH, mencerminkan aktivitas on-chain yang signifikan dan kebutuhan utilitas.

  • Kepemilikan stablecoin di OKX mencapai 11,185 miliar USDT, naik 4,23% dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, menandakan kekuatan likuiditas di tengah volatilitas pasar.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times — Di tengah dinamika pasar kripto global yang terus bergerak fluktuatif, isu transparansi dan keamanan aset kembali menjadi perhatian utama pelaku industri dan pengguna. Kepercayaan terhadap platform dinilai semakin bergantung pada keterbukaan data serta kemampuan menjaga likuiditas.

Dalam konteks tersebut, laporan Proof of Reserves (PoR) menjadi salah satu indikator penting untuk membaca kesehatan sebuah bursa kripto. Data ini memberikan gambaran mengenai kecukupan cadangan aset serta perilaku pengguna di tengah kondisi pasar yang beragam.

OKX, sebagai salah satu bursa kripto global, kembali merilis laporan Proof of Reserves ke-38 berdasarkan snapshot data per 11 Desember. Laporan ini menyoroti perkembangan kepemilikan aset utama pengguna, mulai dari Bitcoin hingga stablecoin.

Hasil laporan tersebut menunjukkan tren pertumbuhan aset yang relatif stabil, tanpa indikasi tekanan penarikan besar-besaran, sekaligus mencerminkan likuiditas platform yang tetap terjaga.

1. Bitcoin menunjukkan pola konsolidasi pengguna

Ilustrasi bitcoin dan uang tunai (freepik.com)

Saldo Bitcoin (BTC) pengguna di OKX tercatat mencapai sekitar 130.507 BTC. Angka ini meningkat 68 BTC atau sekitar 0,05 persen dibandingkan laporan sebelumnya pada 19 November, mencerminkan pergerakan yang relatif moderat.

Dalam kondisi pasar kripto yang fluktuatif, bursa kerap mengalami penurunan saldo akibat penarikan aset ke dompet pribadi. Namun, data OKX menunjukkan bahwa pengguna memilih untuk tetap menyimpan Bitcoin mereka di platform, menandakan kepercayaan yang berkelanjutan.

“Laporan Proof of Reserves ke-38 ini kembali menegaskan fokus kami pada transparansi dan perlindungan aset pengguna. Pertumbuhan aset yang stabil, tanpa adanya tekanan penarikan besar, menunjukkan bahwa pengguna tetap percaya pada sistem, likuiditas, dan pendekatan pengelolaan risiko yang kami terapkan,” ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet.

OKX juga menegaskan bahwa seluruh saldo Bitcoin pengguna didukung penuh oleh cadangan on-chain, dengan rasio cadangan di atas 100 persen sesuai prinsip one-to-one backing.

2. Ethereum tumbuh seiring aktivitas on-chain

ilustrasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Ethereum (ETH) mencatat pertumbuhan yang lebih signifikan dibandingkan Bitcoin. Total kepemilikan ETH pengguna di OKX meningkat menjadi sekitar 1,645 juta ETH, atau naik 34.431 ETH (2,14 persen) dibandingkan laporan sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas pengguna di ekosistem Ethereum, termasuk staking, DeFi, NFT, hingga solusi Layer-2. Pergerakan ETH di bursa tidak hanya dipengaruhi spekulasi harga, tetapi juga kebutuhan utilitas on-chain.

“Kami percaya bahwa transparansi yang dapat diverifikasi secara publik adalah fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto secara berkelanjutan, terutama dalam membangun kepercayaan jangka panjang pengguna,” kata Ferry.

Sebagai aset utama dalam berbagai aktivitas blockchain, stabilitas kepemilikan ETH menjadi salah satu indikator penting bagi likuiditas dan kepercayaan pengguna terhadap platform.

3. Stablecoin mencerminkan kekuatan likuiditas

ilustrasi kripto (pexels.com/Roger Brown)

Saldo USDT pengguna di OKX juga mengalami peningkatan signifikan. Total kepemilikan stablecoin ini mencapai sekitar 11,185 miliar USDT, atau naik sekitar 454 juta USDT (4,23 persen) dalam periode kurang dari satu bulan.

Peningkatan kepemilikan stablecoin mengindikasikan bahwa pengguna memilih menjaga likuiditas dan fleksibilitas, terutama di tengah volatilitas pasar. Selain USDT, kepemilikan token OKB juga tercatat meningkat sekitar 1,08 persen dalam periode yang sama.

“Transparansi yang kami terapkan memungkinkan publik memverifikasi bahwa seluruh aset pengguna disimpan dengan cadangan penuh satu banding satu, sebagai bagian dari komitmen terhadap solvabilitas dan akuntabilitas,” ujar Ferry.

Secara konsisten, OKX menerbitkan laporan Proof of Reserves bulanan dengan rasio cadangan di atas 100 persen. Data Desember ini menunjukkan bahwa aktivitas pengguna tetap terjaga, dengan likuiditas yang kuat dan perilaku pasar yang relatif stabil di tengah dinamika industri kripto global.

Editorial Team