Ilustrasi pria memegang coin (pexels.com/Crypto Crow)
Secara global, laporan Coingecko 2025 Annual Crypto Industry mencatat total kapitalisasi pasar kripto mencapai US$3 triliun, dengan volume perdagangan harian rata-rata kuartal IV menyentuh rekor tahunan US$161,8 miliar.
Di Indonesia, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan total volume perdagangan aset kripto sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto sebanyak 19,56 juta orang.
Namun, berdasarkan Henley Crypto Adoption Index 2025, tingkat adopsi kripto Indonesia di Asia Tenggara masih berada di bawah Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Iskandar menilai Indonesia memiliki potensi adopsi yang sangat besar karena basis populasi yang luas. Untuk mendorong penetrasi tersebut, PINTU menghadirkan promo bonus hingga Rp2 juta bagi pengguna baru, serta memperkuat inisiatif edukasi seperti Pintu Goes to Campus, Pintu Goes to Office, dan pembelajaran in-app melalui Pintu Academy dan Pintu News.
“Komitmen kami adalah membantu masyarakat memahami risiko dan investasi crypto secara utuh,” tutup Iskandar.