Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi orang melompat tentang kesuksesan (Pexels.com/Jill Wellington)
Ilustrasi orang melompat tentang kesuksesan (Pexels.com/Jill Wellington)

Intinya sih...

  • Jalan santai menjelajahi kota sendiri saat liburan, menyegarkan pikiran dan memberi perspektif baru.

  • Beberes kamar kos untuk liburan yang lebih nyaman, membantu merasa lebih lega secara mental.

  • Marathon film dan series favorit selama liburan, mengurangi stres dan membuat liburan terasa lebih santai.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liburan sering dianggap sebagai momentum untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Namun, tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk mudik saat liburan tiba. Ada yang terkendala biaya, harus bekerja paruh waktu, menjaga kosan, atau memang memilih untuk tetap tinggal di kota.

Meski gak pulang kampung, mahasiswa tetap bisa menikmati liburan dengan berbagai kegiatan sederhana yang menyenangkan. Bahkan, waktu libur ini bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, mengembangkan diri, hingga menata ulang rutinitas sebelum kembali ke kesibukan kampus.

Berikut tujuh kegiatan liburan mahasiswa yang gak pulang kampung, tapi tetap seru dan bermanfaat.

1. Jalan santai menjelajahi kota sendiri saat liburan

Ilustrasi orang berjalan sambil tersenyum (Pexels.com/Felicity Tai)

Bagi mahasiswa yang gak pulang kampung, suasana kota yang lebih sepi saat liburan justru bisa jadi keuntungan. Kamu bisa berjalan santai menjelajahi kota tanpa harus terburu-buru atau terjebak macet.

Mulai dari taman kota, ruang terbuka hijau, museum, hingga sudut jalan yang jarang diperhatikan saat hari kuliah aktif.

Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu menyegarkan pikiran. Menjelajahi kota sendiri bisa memberi perspektif baru dan membuat liburan terasa berbeda, meski dilakukan di tempat yang sama.

2. Beberes kamar kos untuk liburan yang lebih nyaman

Ilustrasi orang sedang me time (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kamar kos sering kali menjadi saksi kesibukan mahasiswa selama satu semester penuh. Liburan adalah waktu yang tepat untuk membereskan kamar kos, mulai dari menata ulang meja belajar, menyortir pakaian, hingga membuang barang yang sudah tidak terpakai.

Selain membuat kamar lebih nyaman, aktivitas ini juga bisa membantu mahasiswa merasa lebih lega secara mental. Lingkungan yang rapi sering kali berdampak positif pada suasana hati dan kesiapan menghadapi rutinitas kampus setelah liburan usai.



3. Marathon film dan series favorit selama liburan

Ilustrasi orang menonton film (Pexels.com/ Polina Tankilevitch)

Salah satu kegiatan liburan mahasiswa yang paling mudah dilakukan adalah menonton film atau series favorit. Saat jadwal kuliah padat, kegiatan ini sering tertunda karena dianggap kurang produktif. Padahal, liburan adalah waktu yang tepat untuk menikmati hiburan tanpa rasa bersalah.

Mahasiswa bisa memanfaatkan waktu luang untuk mengejar series yang belum sempat ditonton atau menonton ulang film favorit. Selama dilakukan dengan porsi yang wajar, marathon film justru bisa membantu mengurangi stres dan membuat liburan terasa lebih santai.

4. Mengembangkan hobi dan skill baru yang tertunda

Ilustrasi Crafting Materials (Pixabay/Paxels.com)

Liburan juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan hobi atau skill baru. Banyak mahasiswa yang sebenarnya ingin menulis, membaca buku, belajar desain, atau mengasah kemampuan lain, tetapi selalu tertunda karena tugas dan jadwal kuliah.

Dengan waktu yang lebih longgar, kamu bisa mulai mengerjakan hal-hal tersebut tanpa tekanan. Meski dilakukan secara perlahan, kegiatan ini tetap memberi manfaat jangka panjang dan bisa menambah kepercayaan diri.


5. Ngopi sendiri dan menikmati waktu tenang

ilustrasi secangkir kopi (pexels.com/Jason Villanueva)

Ngopi sendirian bisa menjadi pilihan kegiatan liburan mahasiswa yang gak pulang kampung. Duduk di kafe yang tenang, membaca buku, mendengarkan musik, atau sekadar mengamati sekitar dapat memberi ruang untuk refleksi diri.

Di tengah kehidupan kampus yang ramai, momentum menyendiri justru membantu mahasiswa mengenali kebutuhan diri sendiri. Sendiri tidak selalu berarti kesepian, tetapi bisa menjadi waktu untuk menenangkan pikiran.


6. Mengisi liburan dengan kerja paruh waktu atau volunteer

Ilustrasi orang sedang presentasi (Pexels.com/RDNE Stock project)

Bagi mahasiswa yang ingin tetap aktif, liburan bisa diisi dengan kerja paruh waktu atau kegiatan sukarela, lho. Selain menambah pengalaman, aktivitas ini juga bisa membantu mahasiswa belajar mengatur waktu dan bertanggung jawab.

Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara bekerja dan beristirahat. Liburan seharusnya tidak menjadi beban baru, melainkan kesempatan untuk belajar dan bertumbuh dengan cara yang lebih santai.


7. Istirahat total agar siap kembali ke rutinitas kampus

Ilustrasi orang sedang merefleksikan diri (Pexels.com/RDNE Stock project)

Tidak semua mahasiswa ingin mengisi liburan dengan kegiatan padat. Sebagian justru membutuhkan istirahat total setelah melewati semester yang melelahkan. Tidur cukup, mengurangi aktivitas media sosial, dan menjalani hari tanpa target bisa menjadi pilihan yang tepat.

Istirahat yang berkualitas membantu mahasiswa memulihkan energi fisik dan mental. Dengan begitu, kamu bisa kembali ke rutinitas kampus dengan kondisi yang lebih siap dan segar.

Gak pulang kampung saat liburan bukan berarti waktu liburmu jadi sia-sia. Dengan memilih kegiatan liburan mahasiswa yang sesuai kebutuhan, liburan tetap bisa terasa seru, bermanfaat, dan bermakna meski dijalani di kota yang sama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team