Bencana longsor sering datang tiba-tiba dan meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Padahal, alam kerap memberi sinyal jauh sebelum peristiwa itu benar-benar terjadi. Sayangnya, banyak tanda awal yang justru luput dari perhatian warga.
Di daerah rawan longsor, perubahan kecil pada lingkungan sering dianggap hal biasa. Retakan tanah, aliran air yang berubah, hingga suara aneh dari lereng kerap tidak ditanggapi serius. Akibatnya, waktu emas untuk melakukan antisipasi pun terlewat.
Kesadaran terhadap tanda-tanda alam ini penting, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah perbukitan atau lereng gunung. Dengan mengenali gejalanya lebih awal, risiko korban jiwa dan kerugian bisa ditekan.
Berikut beberapa tanda alam sebelum longsor yang masih sering diabaikan, padahal seharusnya menjadi peringatan serius.
