Kartu kredit masih sering dipandang dengan dua wajah oleh anak muda. Di satu sisi dianggap praktis dan modern, di sisi lain dicap sebagai sumber masalah keuangan.
Tak sedikit milenial dan Gen Z yang ragu memilikinya karena terpengaruh cerita negatif dari sekitar. Padahal, banyak anggapan tentang kartu kredit yang sebenarnya tidak sepenuhnya benar.
Kurangnya literasi keuangan membuat mitos soal kartu kredit terus bertahan. Akibatnya, sebagian anak muda justru menutup diri dari manfaat yang bisa didapatkan.
Supaya tidak salah kaprah, penting untuk memisahkan mana mitos yang perlu ditinggalkan dan mana fakta yang perlu dipahami sejak awal.
