ilustrasi hutan (pexels.com/Nejc Košir)
Hutan mampu menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk dan lembap sehingga lingkungan sekitar tetap nyaman dan stabil. Ketika pepohonan hilang efek pendinginan alami juga ikut hilang yang menyebabkan wilayah tersebut perlahan menjadi lebih panas.
Kenaikan suhu ini terjadi secara bertahap sehingga sering tidak disadari sampai dampaknya terasa berat.
Dalam jangka panjang peningkatan suhu lokal dapat mempengaruhi pola angin curah hujan dan kenyamanan hidup masyarakat. Aktivitas pertanian juga ikut terdampak karena banyak tanaman tidak lagi cocok dengan kondisi baru.
Perubahan yang berlangsung perlahan ini sangat sulit dipulihkan karena membutuhkan waktu panjang untuk membangun kembali struktur hutan yang hilang.
Kerusakan hutan membawa dampak yang tidak hanya muncul dalam hitungan tahun tetapi bisa terasa setelah beberapa generasi. Penurunan tanah perubahan siklus air berkurangnya keanekaragaman hayati meningkatnya bencana serta perubahan iklim mikro menjadi bukti bahwa hutan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan.
Upaya perlindungan dan restorasi perlu dilakukan sesegera mungkin agar dampak jangka panjang tidak semakin sulit dipulihkan.
Sumber:
https://www.wwf.org.uk/learn/effects-of/deforestation
https://www.wri.org/insights/10-big-changes-forests-over-last-decade
https://www.farmforward.com/news/how-does-deforestation-affect-the-environment/
https://climate.sustainability-directory.com/question/how-does-deforestation-impact-soil-quality/
https://thehumaneleague.org/article/effects-of-deforestation
https://www.ifaw.org/international/journal/what-is-deforestation-impact-wildlife
https://www.britannica.com/science/deforestation/Effects