Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-01-30 at 16.33.42.jpeg
Dok IDN Times

Intinya sih...

  • Fleksibilitas ruang menjadi pertimbangan utama pasangan urban

  • Ballroom Mas Soeharto cocok untuk acara berskala besar

  • Ruang konsultasi selama pameran memudahkan calon pengantin dalam memilih venue

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Merencanakan pernikahan di kota besar seperti Bandung kini menuntut lebih dari sekadar konsep dekorasi. Bagi banyak pasangan muda, lokasi yang strategis, ruang yang fleksibel, serta perhitungan anggaran menjadi pertimbangan utama sejak awal.

Kebutuhan itu terasa di ajang Heritage Wedding Bride 2026 yang digelar di Bandung Convention Center (BCC), 30 Januari–1 Februari 2026. Dalam pameran pernikahan tradisional nusantara ini, Graha Pos Indonesia yang dikelola oleh Pos Properti Indonesia turut memperkenalkan sejumlah opsi venue yang kerap dimanfaatkan untuk pernikahan hingga acara sosial di Kota Bandung.

Berada di pusat kota, Graha Pos Indonesia menawarkan kemudahan akses bagi tamu dari berbagai wilayah. Di pameran ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat beberapa ruang yang tersedia, mulai dari Ballroom Mas Soeharto, Ruang Anyelir, Ruang Chrysant, Ruang VIP, hingga area selasar yang bisa difungsikan sebagai ruang pendukung acara.

Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, mengatakan partisipasi dalam pameran ini dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada masyarakat, khususnya pasangan muda, terkait alternatif venue yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai penggunaan ruang dan fasilitas yang tersedia, sehingga perencanaan acara bisa dilakukan secara lebih matang,” ujar Aldhita.

Selain mengenal ruang, pameran ini juga menjadi ruang dialog antara pengelola venue dan calon pengantin. Pengunjung dapat berdiskusi soal penataan ruang, alur acara, hingga skema penyelenggaraan yang relevan dengan konsep dan anggaran.

1. Fleksibilitas ruang jadi pertimbangan pasangan urban

dekorasi pernikahan serba putih (pexels.com/Soulseeker)

Tren pernikahan di kalangan pasangan muda Bandung menunjukkan kecenderungan memilih satu lokasi untuk berbagai rangkaian acara. Fleksibilitas ruang yang ditawarkan Graha Pos Indonesia memungkinkan pasangan menyesuaikan konsep acara tanpa harus berpindah venue.

Aldhita menyebut, kebutuhan setiap pasangan berbeda, sehingga penyesuaian menjadi kunci.

“Kami melihat pasangan kini lebih selektif. Karena itu, ruang-ruang yang ada dirancang agar bisa menyesuaikan berbagai kebutuhan acara,” katanya.

2. Ballroom Mas Soeharto untuk acara berskala besar

dekorasi pernikahan serba putih (pexels.com/Bait Al Nokhada for Tents & Fabric )

Salah satu ruang yang diperkenalkan adalah Ballroom Mas Soeharto, yang memiliki kapasitas hingga 1.000 orang. Ruang ini kerap digunakan untuk pernikahan, acara keluarga, maupun kegiatan formal lainnya.

Lokasinya yang berada di pusat Kota Bandung menjadi nilai tambah, terutama bagi pasangan yang ingin acara berjalan efektif dan mudah dijangkau oleh tamu.

3. Ruang konsultasi selama pameran

Dekorasi pernikahan Nino Kayam. (shutterbloom__ via Instagram.com/khayalkini)

Selama Heritage Wedding Bride 2026 berlangsung, pengunjung dapat mengakses layanan informasi dan konsultasi di Booth L9. Di sini, calon pengantin bisa memperoleh penjelasan mengenai penggunaan ruang, fasilitas pendukung, hingga ketentuan pemesanan.

“Melalui pameran ini, kami membuka ruang diskusi agar calon pengantin bisa mendapatkan gambaran sejak awal sebelum menentukan pilihan venue,” tutup Aldhita.

Editorial Team