Bandung, IDN Times - Merencanakan pernikahan di kota besar seperti Bandung kini menuntut lebih dari sekadar konsep dekorasi. Bagi banyak pasangan muda, lokasi yang strategis, ruang yang fleksibel, serta perhitungan anggaran menjadi pertimbangan utama sejak awal.
Kebutuhan itu terasa di ajang Heritage Wedding Bride 2026 yang digelar di Bandung Convention Center (BCC), 30 Januari–1 Februari 2026. Dalam pameran pernikahan tradisional nusantara ini, Graha Pos Indonesia yang dikelola oleh Pos Properti Indonesia turut memperkenalkan sejumlah opsi venue yang kerap dimanfaatkan untuk pernikahan hingga acara sosial di Kota Bandung.
Berada di pusat kota, Graha Pos Indonesia menawarkan kemudahan akses bagi tamu dari berbagai wilayah. Di pameran ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat beberapa ruang yang tersedia, mulai dari Ballroom Mas Soeharto, Ruang Anyelir, Ruang Chrysant, Ruang VIP, hingga area selasar yang bisa difungsikan sebagai ruang pendukung acara.
Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, mengatakan partisipasi dalam pameran ini dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada masyarakat, khususnya pasangan muda, terkait alternatif venue yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai penggunaan ruang dan fasilitas yang tersedia, sehingga perencanaan acara bisa dilakukan secara lebih matang,” ujar Aldhita.
Selain mengenal ruang, pameran ini juga menjadi ruang dialog antara pengelola venue dan calon pengantin. Pengunjung dapat berdiskusi soal penataan ruang, alur acara, hingga skema penyelenggaraan yang relevan dengan konsep dan anggaran.
