Comscore Tracker

Menelusuri Jejak Kuntilanak Merah di Bekas Tempat Wisata Karawang

Banyak orang yang memberi kesaksiannya soal sosok tersebut

Jakarta, IDN Times - Pada suatu waktu sebuah tempat bernama Wisata Alam Kreasi yang terletak di Karawang, Jawa Barat, ramai dikunjungi para wistawan karena menyediakan berbagai wahana rekreasi. Destinasi liburan itu tercatat didirikan oleh seorang biarawati yang terjun ke dunia bisnis.

Sayangnya, kesuksesan tempat wisata Alam Kreasi ini justru tidak disukai oleh keluarga seorang biarawati tersebut. Sehingga, keluarganya mencoba untuk menjatuhkan usaha tempat wisata ini dengan berbagai cara.

Keluarga sang biarawati menggunakan cara-cara di luar nalar manusia seperti guna-guna. Akhirnya, karyawan-karyawan di Alam Kreasi ini memilih untuk mengundurkan diri supaya tidak terkena guna-guna dari keluarga tersebut.

Hingga kemudian, tempat wisata ini pun bangkrut dan bangunannya terbengkalai karena sudah tidak dihuni lagi selama bertahun-tahun. Layaknya sebuah bangunan tua yang tidak berpenghuni, bangunan bekas tempat wisata ini juga dihuni oleh makhluk gaib.

Tim PM:AM dari IDN Media, Doel dan Bayu, berusaha untuk mengungkap sejarah di balik cerita mistis tempat wisata yang kini berhantu tersebut.

1. Sosok kuntilanak merah yang berkeliaran di bangunan bekas Alam Kreasi

Menelusuri Jejak Kuntilanak Merah di Bekas Tempat Wisata Karawang

Menurut cerita masyarakat setempat, terdapat sosok kuntilanak merah yang suka berkeliaran di sekitar tempat bekas Alam Kreasi ini. Biasanya, kuntilanak merah ini senang berada di bekas tempat perpustakaan dan bekas tempat makan Alam Kreasi.

Bayu pun melihat sosok kuntilanak merah tersebut saat penelusuran ke dalam tempat tersebut.

“Ya itu yang tadi lewat itu,” ujar Bayu yang melihat sosok kuntilanak merah.

Mitos lainnya ialah setiap orang bisa memanggil kuntilanak merah hanya dengan menyanyikan lagu "Lingsir Wengi". Tim PM:AM pun mencoba menyalakan lagu tersebut guna membuktikan kebenaran dari mitos masyarakat setempat.

Tangan Bayu gemetar, saat ia dan Doel menyalakan lagu "Lingsir Wengi" di bekas tempat perpusatakaan dan tempat makan Alam Kreasi. Menurut Bayu, dengan menyalakan lagu ini memang seolah-olah memanggil makhluk gaib ini, terutama sosok kuntilanak merah.

“Itu kayak mau mendekat gitu, lho (makhluk gaib dari samping dan belakang). Kayak hahaha gitu. Jadi kayak main gobak sodor,” ujar Bayu.

Baca Juga: Merinding! Ini 12 Artis dengan Pengalaman Mistis Aneh dan Menyeramkan!

2. Sosok makhluk gaib yang tinggi dan kurus

Menelusuri Jejak Kuntilanak Merah di Bekas Tempat Wisata Karawang

Selain itu, konon di tempat tersebut juga terdapat sosok makhluk gaib yang sangat tinggi dan kurus. Sosok ini diketahui sudah lama menghuni bangunan terbengkalai ini dan menetap di salah satu pendopo dari bangunan Alam Kreasi.

“Di sekitaran sini sih, dia keliling-keliling sih. Kurus dan tinggi banget,” ujar Bayu.

Setelah memasuki pendopo yang dihuni oleh makhluk gaib tinggi dan kurus tersebut, Doel merasa aneh karena senternya sangat panas. Bayu pun menjelaskan, bangunan terbengkalai ini memang dikirimkan guna-guna yang menjelma dalam bentuk api.

“Di daerah yang ada tinggi gedenya itu paling parah. Karena di sekitarnya ada lain-lainnya, pocong gitu,” ujar Bayu.

3. Sosok makhluk gaib lainnya di bekas tempat Alam Kreasi

Menelusuri Jejak Kuntilanak Merah di Bekas Tempat Wisata Karawang

Selama penelusuran, tim PM:AM menelusuri semua bagian dalam bekas tempat Alam Kreasi di Karawang ini. Konon dahulunya, Alam Kreasi merupakan tempat wisata alam outbond dengan kolam renang yang luas dan kala itu sempat ada permainan flying fox.

Ketika Bayu dan Doel menuju kolam renang yang sangat besar tersebut, Bayu melihat sekilas sosok makhluk gaib yang besar dan berbulu, bila digambarkan seperti binatang gorila. Sosok makhluk gaib ini seolah berjalan cepat melintasi sawah.

“Tadi emang ngeliat ada yang gede bulu gitu jalan-jalan di daerah sana,” ujar Bayu.

Sesampainya di kolam besar, Doel mengatakan, dahulu kala ada seseorang yang mati tenggelam di kolam besar ini. Kolam besar tersebut gambarannya seperti kolam zaman dahulu dengan kedalaman kolam yang rata.

“Di kolam ini sih standar-standar aja ya, ada banyak kuntilanak gitu di kolamnya,” ujar Bayu.

Baca Juga: Kisah Horor dan Pilu di Rumah Pesugihan Bungurasih

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya