Comscore Tracker

Alasan di Balik Jarang Terdengarnya Suara Klakson di Thailand

Seandainya Jakarta kayak gitu.

Bangkok, IDN Times - Pada 4-6 Oktober 2019, IDN Times bersama sejumlah jurnalis dari berbagai negara baru saja memenuhi undangan Tourism Authority of Thailand (TAT), untuk menyaksikan langsung balapan MotoGP di Sirkuit Internasional Chang yang terletak di Buriram, Thailand.

Kami tiba di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Saat itu dua petugas TAT langsung menyambut kami dengan ramah.

"Selamat datang di Thailand," kata salah seorang penyambut seraya mengulurkan tangan. "Nama saya Vuthichai Jan Charoenthai. Panggil saja Jan.".

Jan lalu mengajak kami ke luar melalui Pintu 3. Di sana sebuah van Toyota Hiace sudah menunggu. "Kita langsung ke hotel dulu ya," kata Jan lagi. Hotel yang dimaksud adalah The Sukosol Bangkok.

1. Perjalanan menuju hotel tanpa suara klakson

Alasan di Balik Jarang Terdengarnya Suara Klakson di ThailandIDN Times/Dwi Agustiar

Perjalanan menuju hotel memakan waktu sekitar satu jam. Kondisi lalu lintas saat itu cukup padat. "Ini jam-jam sibuk karena semua orang pulang kerja," kata Jan.

Jan mengatakan dirinya pernah beberapa tahun tinggal di Jakarta. Bahkan istrinya adalah orang Indonesia yang kini tinggal di Tangerang.

"Lalu lintas di sini mirip sekali dengan di Jakarta. Sama-sama padat," kata Jan. "Bedanya pengemudi di sini jarang sekali membunyikan klakson."

Dan memang sepanjang jalan menuju hotel IDN Times sama sekali tidak mendengar suara klakson. Padahal situasi lalu lintas saat itu cukup padat.

"Kami hanya membunyikan klakson jika ada pengemudi yang melawan arus atau melanggar aturan," Jan melanjutkan.

Baca Juga: Menelusuri 5 Permata Tersembunyi di Ubon Ratchathani Thailand

2. Lalu lintas di Bangkok memang mirip Jakarta

Alasan di Balik Jarang Terdengarnya Suara Klakson di ThailandIDN Times/Dwi Agustiar

Sekilas situasi lalu lintas di Bangkok memang mirip sekali dengan Jakarta. Mulai dari kemacetan hingga mobil-mobil yang berlalu lalang.

Di Bangkok, misalnya, ada Honda Brio, Honda Jazz, Toyota Altis, hingga Chevrolet Captiva. Hanya saja Chevrolet Captiva 2019 di Thailand sejatinya adalah Wuling Almaz bikinan Cikarang yang direbranded.

Bahkan Toyota Altis generasi pertama (2001-2006) pun masih banyak yang berkeliaran di jalanan Kota Bangkok, persis seperti di Jakarta.

3. Motor-motor imut menarik perhatian

Alasan di Balik Jarang Terdengarnya Suara Klakson di ThailandIDN Times/Dwi Agustiar

Selama di Thailand, IDN Times beberapa kali memergoki motor-motor imut, seperti Honda Zoomer dan Yamaha QBIX.

Dua motor tersebut berdimensi kecil namun desainnya benar-benar menarik perhatian. Sayang sekali kedua motor tersebut belum ada di tanah air.

"Yamaha QBIX mesinnya hanya 125cc tapi motor ini sangat gesit," kata Adman, warga Pattani yang kini tinggal di Bangkok. 

Mengenai klakson, penjelasan Adman segendang sepenarian dengan Jan. Menurutnya membunyikan klakson tidak populer di Thailand.

"Saya hanya menekan klakson jika ada yang melanggar lalu lintas. Lagi pula saya pikir membunyikan klakson tidak terlalu sopan," katanya.

Baca Juga: Berkunjung ke Phanom Rung, Kuil Eksotis Berwarna Kemerahan di Thailand

Topic:

  • Galih Persiana

Just For You