Comscore Tracker

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Spele

Jaga dirimu, karena kesehatan itu mahal harganya

HIV merupakan salah satu penyakit yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Maka itu, jangan heran jika HIV menjadi salah satu penyakit paling ditakuti di dunia. Di sisi lain, menurut data yang dihimpung pada 2020, 37,6 juta orang di dunia tercatat telah mengidap HIV.

Secara garis besar, human immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem imun. Tak seperti penyakit lain, sekali menyerang, virus penyebab HIV akan terus hidup di dalam tubuh orang yang terinfeksi. Dilansir Healthline, ini terjadi karena virus tersebut memasukkan dirinya ke dalam DNA. 

HIV merupakan penyakit yang berprogres. Para ahli biasa membaginya ke dalam tiga tahap. Pertama adalah infeksi HIV akut, HIV kronis, hingga yang terakhir adalah AIDS. Dalam setiap tahap, gejala yang timbul berbeda-beda. 

Tahap pertama atau infeksi HIV akut merupakan momen penting untuk identifikasi agar infeksi tidak cepat memburuk. Maka dari itu, ketahui gejala awal HIV pada penjelasan di bawah ini!

1. Gejala biasanya muncul 2-6 minggu setelah infeksi. Umumnya, orang yang terjangkit akan mengalami demam. Ini adalah respons tubuh saat memerangi virus

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi termometer (freepik.com/jcomp)

2. Suhu tubuh yang semakin tinggi, membuat penderita menggigil. Rasanya seperti kedinginan tanpa alasan yang jelas

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi kedinginan (freepik.com/freepik)

3. Tubuh juga akan terasa lelah luar biasa. Bersamaan dengannya, penderita juga mengalami nyeri otot dan persendian. Gejala ini membuat tubuh kian lemas

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi perempuan sakit (pexels.com/Andrea Piacquadio)

4. Sebagian penderita HIV juga dilaporkan mengalami ruam kemerahan yang tidak gatal. Biasanya tanda ini muncul di area badan, seperti perut, dada, dan punggung

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi ruam tubuh (prevention.com)

5. Tenggorokan kemudian terasa sakit, kering, gatal, dan tidak nyaman untuk menelan. Biasanya gejala ini timbul karena virus menyebabkan inflamasi

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi sakit tenggorokan (freepik.com/cookie_studio)

Baca Juga: Super Workaholic, Ini 8 Hal yang Terjadi Jika Kamu Bekerja Berlebihan

6. Seakan tak cukup buruk, penderita juga merasakan sakit kepala. Gejala ini bisa datang dan pergi atau terjadi selama beberapa hari

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi laki-laki sakit kepala (pexels.com/Andrea Piacquadio)

7. Pencernaan juga terganggu. Penderita HIV tahap awal biasanya mengalami mual, muntah, dan maag. Penyakit ini juga bisa menimbulkan ulkus (bisul) pada mulut dan kerongkongan

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi perempuan sakit perut (freepik.com/jcomp)

8. HIV tahap awal juga bisa ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Mereka terletak di area ketiak, dagu, belakang telinga dan kepala, pangkal paha, dan leher

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Spelekelenjar getah bening di tubuh manusia (clevelandclinic.org)

9. Jika dicermati, gejala awal HIV yang dipaparkan di atas memang sangat menyerupai flu. Biasanya, tahap ini berlangsung selama beberapa minggu

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi perempuan sakit flu (freepik.com/diana.grytsku)

10. Dalam sejumlah kasus, sayangnya HIV tidak menimbulkan gejala apa pun di awal. Ini justru berbahaya karena infeksi bisa masuk ke tahap kedua tanpa sepengetahuan kita

Terasa Seperti Flu, 10 Gejala Awal HIV yang Sering Dianggap Speleilustrasi pita HIV (freepik.com/master1305)

Poin yang disebutkan di atas merupakan gejala yang umum terjadi pada penderita HIV. Namun, tak menutup kemungkinan adanya gejala lain yang berbeda, karena kondisi setiap orang bervariasi.

Perlu diketahui, HIV, bahkan di tahap pertama sudah sangat menular. Ini berlaku untuk orang yang menunjukkan gejala maupun tidak. Seperti yang kita ketahui, penularannya terjadi melalui pertukaran cairan tubuh. Mulai dari hubungan seksual, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik bersama.

Cara terbaik dan paling akurat untuk mengidentifikasi penyakit ini adalah melalui berbagai tes HIV yang tersedia di rumah sakit. Segera periksa apabila kamu mengalami gejala dan telah melakukan salah satu atau beberapa hal yang berpotensi menularkan HIV.

Baca Juga: Infeksi Langka Jamur Hitam Serang Pasien COVID-19 India, Apakah Itu?

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya