Comscore Tracker

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung

Tanda-tanda penyakit jantung pada perempuan cukup berbeda

Penyakit jantung sering dipandang sebagai kondisi yang lebih sering menyerang laki-laki. Anggapan ini memang tak bisa disalahkan. Sebab jika dirata-rata, laki-laki mengalami penyakit jantung mulai usia 65 tahun. Sementara perempuan umumnya baru mengalaminya pada usia 72 tahun. 

Risiko penyakit jantung pada perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantungilustrasi jantung (freepik.com/kjpargeter)

Sebenarnya risiko yang dihadapi oleh perempuan dan laki-laki tak jauh berbeda. Dilansir Harvard Health Publishing, penyakit jantung bahkan menempati peringkat pertama penyakit yang paling banyak membunuh perempuan di seluruh dunia.

Tingkat mortalitasnya melebihi kanker payudara. Data dari Go Red for Women mengatakan bahwa penyakit tersebut bertanggung jawab terhadap 1 dari 3 kematian perempuan setiap tahunnya.

Hal yang sama juga berlaku pada laki-laki. Penyakit jantung merupakan penyakit dengan tingkat mortalitas tertinggi bagi kaum adam di seluruh dunia. Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan bahwa penyakit ini bertanggung jawab akan 1 dari 4 kematian laki-laki per tahunnya. 

Jadi, bisa dibilang bahwa risiko penyakit jantung pada laki-laki dan perempuan sama besarnya. Akan tetapi, ada sejumlah perbedaan kondisi yang dialami oleh kaum hawa. Berikut ini penjelasannya!

1. Perempuan memiliki faktor risiko penyakit jantung yang tidak dialami laki-laki

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi penyakit jantung (freepik.com/wayhomestudio)

Walaupun tingkat risiko penyakit jantung pada kedua jenis kelamin cenderung sama, perempuan memiliki sejumlah faktor risiko tambahan. Laki-laki tidak mengalami hal ini karena perbedaan kondisi kesehatan. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dimaksud:

  • Saat hamil, perempuan rentan mengalami diabetes gestasional yang meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Kehamilan juga berpotensi meningkatkan tekanan darah;
  • Hanya perempuan yang bisa mengalami endometriosis dan sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS). Keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Kanker payudara juga meningkatkan risiko penyakit jantung;
  • Menopause, estrogen yang menurun dapat membuat pembuluh darah mengecil.

Sementara faktor risiko lain yang lebih umum meliputi:

  • Merokok, baik aktif maupun pasif;
  • Riwayat penyakit jantung pada keluarga;
  • Penyakit yang melibatkan inflamasi seperti radang sendi, lupus, dan lainnya;
  • Jarang bergerak;
  • Stres dan depresi;
  • Diabetes.

2. Tanda-tanda penyakit jantung pada perempuan

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi seorang perempuan yang mengalami pusing. (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Umumnya, penyakit jantung ditandai dengan rasa sakit dan tidak nyaman pada dada. Namun, ternyata kondisi tersebut jarang dialami oleh perempuan. Berikut ini tanda-tanda yang lebih sering mereka alami:

  • Rasa tak nyaman pada leher, rahang, pundak, punggung bagian atas, dan perut;
  • Mual dan muntah;
  • Berkeringat;
  • Sesak napas;
  • Rasa sakit pada lengan;
  • Kelelahan yang tak normal;
  • Pening dan pusing;
  • Gangguan pencernaan. 

Tanda-tanda tersebut mirip dengan berbagai penyakit lain, sehingga sering tidak terdeteksi. 

Baca Juga: 7 Manfaat Masturbasi pada Perempuan yang Jarang Diketahui

3. Tanda penyakit jantung lebih sering muncul ketika istirahat

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi seorang perempuan yang sedang sakit. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Pada laki-laki, tanda penyakit jantung bisa muncul kapan saja, terutama untuk rasa sakit pada dada. Namun, hal ini cukup berbeda pada perempuan. Dilansir Mayo Clinic, kaum hawa lebih sering merasakan tanda-tanda yang disebutkan di atas saat mereka sedang beristirahat. Misalnya saat tidur dan berbaring. 

Bukan hanya itu, kondisi tersebut juga sering dipicu oleh faktor psikologis. Ketika perempuan stres, tanda-tanda seperti sakit pada pundak, sesak napas, dan lain sebagainya lebih rentan untuk muncul. 

4. Tanda lain yang muncul dalam jangka panjang

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi penyakit jantung (inlifehealthcare.com)

Penyakit jantung yang tak ditangani dengan benar bisa berkembang menjadi lebih buruk. Ketika itu terjadi, ada sejumlah tanda lain yang bisa diperhatikan. Mengutip Healthline, berikut ini di antaranya yang sering terjadi pada perempuan:

  • Pembengkakan pada kaki, tumit, dan pergelangan kaki;
  • Berat badan naik;
  • Sulit tidur;
  • Jantung berdetak dengan cepat;
  • Mengi;
  • Batuk;
  • Heartburn atau rasa panas di dada;
  • Cemas;
  • Pingsan. 

5. Perempuan sering mengalami kondisi yang lebih buruk daripada laki-laki

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi pemeriksaan dokter. (womansfoundation.com)

Pengobatan penyakit jantung pada perempuan umumnya lebih sulit daripada laki-laki. Ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Cleveland Clinic. Perempuan lebih rentan untuk menghabiskan waktu yang lebih lama di rumah sakit dan meninggal karenanya. 

Sumber yang sama mengatakan bahwa hal ini dimungkinkan terjadi karena faktor risiko pada perempuan cenderung lebih banyak dan bisa memperburuk kondisi. Kemungkinan kedua, perempuan sering kali lebih mengutamakan keluarganya daripada kesehatan diri sendiri. 

6. Cara mencegah penyakit jantung pada perempuan

Ternyata Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit JantungIlustrasi penyakit jantung. (pexel.com/Karolina Grabowska)

Setelah membaca penjelasan di atas, kamu mungkin merasa khawatir dan takut terhadap penyakit jantung. Namun, masih belum terlambat untuk mencegahnya, kok. Berikut ini beberapa cara untuk meminimalkan risiko penyakit jantung:

  • Selalu jaga berat badan agar tetap ideal;
  • Hindari merokok dan menghirup asap rokok;
  • Berolahragalah dengan rutin;
  • Perbanyak konsumsi makanan sehat dan kurangi konsumsi lemak trans, gula, dan garam yang terlalu tinggi;
  • Kelola stres dengan baik;
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol;
  • Rutin check-up agar kamu tahu seberapa tinggi tekanan darah, kolesterol, trigliserida, dan gula darah.

Seperti itulah risiko penyakit jantung yang dihadapi oleh perempuan. Mulai sekarang, yuk, cegah dengan melakukan cara-cara yang telah dijabarkan di atas!

Baca Juga: Seperti Apa Rasanya Aborsi? Begini Gambarannya secara Medis

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya