Comscore Tracker

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur Bandung

Ini dia kopi hits yang sedang ngehits di Bandung

Kini, di tiap sudut Kota Bandung kita bakal dengan menemukan satu atau dua kedai kopi yang siap memanjakan konsumennya. Saat ini, kedai kopi yang telah menjadi minuman hits para millennial tidak hanya mengunggulkan rasanya, melainkan juga tempat yang nyaman dan Instagramable.

Dengan adanya persaingan yang ketat, para pelaku kedai kopi berlomba-lomba untuk berinovasi dalam menciptakan varian menu yang menarik. Salah satunya ialah kafe De.U Coffee di Jalan Dipatiukur, yang berdiri tidak jauh dengan kampus Unpad Bandung.

1. Konsep kafe tropikal minimalis

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

Kafe De.U Coffee Bandung ini dibuka sejak 4 Juli 2020, di tengah wabah virus corona yang sedang menyerang dunia. Maka itu, konsep tropikal dan minimalis dinilai cukup tepat untuk diterapkan karena 80 persen konsepnya outdoor dan sisanya merupakan indoor.

"Kenapa minimalis? karena di sini tidak banyak kursi jadi semua space kafe bisa dipakai semua," kata Marketing De.U Coffee, Chansay di kafe, Kamis (15/10/2020).

Dia melanjutkan, bahwa para pelanggannya lebih cenderung memilih bangku outdoor ketimbang indoor. Ketika IDN Times mengunjungi coffee shop tersebut, konsepnya memang terasa cozy. Pilihan yang tepat bagi konsumen yang mencari kenyamanan untuk bersantai.

2. Apa saja menu minuman yang ada?

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

De.U Coffee menyiapkan dua jenis menu minuman kekinian yang bisa dipesan, terbagi menjadi minuman kopi dan non kopi. Semua disajikan menarik dan menggoda untuk langsung seruput minumannya. Bagi millennial, biasanya menu semacam ini diabadikan terlebih dulu untuk kebutuhan media sosial, sebelum benar-benar mennyeruputnya.

Untuk minuman kopi ada banyak varian di antaranya espresso, long black, cappucino, latte, biscof, es kopi susu, kopi susu strawberi, dan lainnya. Sedangkan yang non kopi ada green tea latte dan coklat.

3. Apa saja pilihan makanan yang ada?

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

Nah makanannya juga beragam, bahkan yang lokal banget pun ada. Yang suka bakso goreng ikan, cireng, pisang goreng, De.U Coffee telah menyiapkannya. Selain itu ada menu makanan lainnya seperti butter ballen, french fries, dan menu lain yang bikin kita ngiler.

"Kita lebih ke makanan ringan, kalau makanan berat belum ada," ucapnya.

4. Harga tidak menguras kantong

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

Untuk harga minumanan, De.U Coffee menaksir Rp26 ribu hingga paling mahal Rp35 ribu per gelas. Sedangkan untuk makanan dibanderol sekitar Rp23 ribu hingga 28 ribu per porsi.

Jangan khawatir, kalau masih ragu untuk nongkrong bareng teman di De.U Coffee karena alasan wabah COVID 19, kalian bisa take away atau order secara online.

5. Antusias pelanggan di tengah pandemi

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

Sejauh ini menurut Chansay, respons masyarakat Bandung untuk menikmati kopi kekinian ini cukup tinggi. Walaupun varian kopi terus berkembang dan semakin banyak jenisnya, namun varian kopi lama tetap memiliki peminat.

"Kalau di sini banyak juga yang repeat order, apalagi weekend. Dan kenapa ini masih ramai? Karena posisi kafe di tengah kota, terus kita outdoor jadi orang merasa lebih nyaman saat nongkrong," ungkapnya.

6. Bagi yang tidak suka kopi tapi mau coba di De.U Coffee tempatnya

Mencoba Ngopi Santai dengan Suasana Outdoor di Dipatiukur BandungSiti Fatonah IDN Times Jabar/ kafe De.U Coffee Bandung

Selain itu, De.U Coffee juga bisa jadi tempat tepat untuk para millennial yang pengin mencoba kopi untuk pertama kali. Es kopi susu yang disediakan De.U Coffee disajikan dengan takaran susu yang lebih dominan, sehingga rasa kopi tidak terlalu menonjol.

"Kalau kita lihat dari orang Bandung, mereka bukan yang (suka) kopi banget. Jadi kita bikin eskosu (es kopi susu) buat yang enggak suka kopi, dan di sini bisa coba," pungkasnya.

Saat ini, De.U Coffee mengklaim telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Misalnya, barista dan belanggan yang beraktivias di sekitar kedai wajib menggunakan masker.

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya