Comscore Tracker

DPR Kritik Kebijakan Erick Thohir Soal Pemangkasan Deputi

DPR khawatir pengawasan terhadap BUMN melemah

Jakarta, IDN Times - Kebijakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang memangkas jabatan deputinya dari 7 menjadi 2 mendapat kritikan dari Anggota Komisi VI Darmadi Durianto.

Menurut Darmadi, kebijakan memangkas jabatan deputi menjadi berat akan membuat kualitas pengawasan di BUMN menjadi kurang baik.

"Dulu sebetulnya di bawah pak menteri tujuh Deputi pak, yang ke BUMN. Sekarang praktis posisi 7 itu diganti 2 orang, akibatnya tujuh deputi sekarang (pengawasan) gak gini. Babak belur banyak, Jiwasraya, banyak sekali (kasus) bermunculan," ujarnya dalam rapat kerja Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (20/2). 

"Artinya dengan 7 saja (pengawasan) sudah berat. Nah, sekarang hanya 2. Saya minta percepatan mengisi yang 7, dengan cara apa pun, itu mesti diisi pak," tambahnya. 

1. Darmadi sebut mengawasi 142 BUMN tidak cukup hanya diawasi 2 deputi

DPR Kritik Kebijakan Erick Thohir Soal Pemangkasan DeputiGedung BUMN. (IDN Times/Indiana Malia)

Lebih lanjut, Darmadi menilai dua deputi tidak cukup untuk mengawasi 142 BUMN. Apalagi pengawasan dilakukan tidak hanya dari luar tetapi juga dari dalam. 

"Dua ini, 70-70 nggak main-main. Saya itu ngerinya pengawasan pak. Ini udah ngawasin dari dalam berat, terus sekarang coba lihat pengawasan KAP pak, kan suruh audit pak, EY consultant nih, berat pak," tegasnya. 

Untuk itu, Darmadi meminta Erick agar melakukan akselerasi terkait dengan pengawasan.  "Jadi saya minta percepatan untuk membantu pak Tiko dan pak Budi. Saya juga khawatir karena teman-teman baik saya, jangan sampai stroke," tuturnya.

Baca Juga: Diganjar Jadi Menteri Terbaik, Erick Thohir: Saya Besar karena Kritik

2. Erick Thohir lantik 4 pejabat eselon I

DPR Kritik Kebijakan Erick Thohir Soal Pemangkasan DeputiIDN Times/Auriga Agustina

Sebagai informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melantik empat pejabat eselon 1 awal Februari lalu. Pengangkatan tersebut untuk mengisi kekosongan posisi Sekretaris Kementerian BUMN, Deputi dan Staf Ahli, pascapemberhentian 7 pejabat eselon 1 pada November lalu.

Adapun pejabat yang dilantik pada hari ini yakni :

- Sekretaris Kementerian BUMN: Susyanto

- Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan: Carlo Brix Tewu (Irjen Pol)

- Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko: Nawal Nely

- Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM: Loto Srinaita Ginting

3. Belum genap sebulan jadi menteri, Erick Thohir copot 7 deputi BUMN

DPR Kritik Kebijakan Erick Thohir Soal Pemangkasan DeputiIDN Times/Reynaldy Wiranata

Belum genap sebulan menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir telah mencopot tujuh pejabat eselon I Kementerian BUMN. Mereka menjabat sekretaris dan enam orang deputi. Pascadicopot, ketujuh pejabat ini akan dialihkan menjadi petinggi di perusahaan BUMN.

Erick Thohir telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian eselon I Kementerian BUMN.

Baca artikel menarik lainnya di IDN App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Erick Thohir Kritik Telkom, Jangan Cuma Jadi Penonton

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya