Comscore Tracker

Mercedes Benz Bakal PHK 10 Ribu Karyawan Akibat Pasar Otomotif Lesu

Nissan juga akan memangkas pekerjanya

Jakarta, IDN Times - Lesunya industri otomotif membuat sejumlah perusahaan besar terpaksa bakal melakukan efesiensi. Salah satu yang dilakukan adalah mengurangi jumlah produksi dan memangkas karyawan.

Lesunya perekonomian itu berdampak terhadap industri otomotif Mercedes-Benz. Daimler, induk perusahaan Mercedes Benz dikabarkan bakal  melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan ribu karyawan mereka yang tersebar di berbagai negara.

1. 10 ribu karyawan akan dirumahkan

Mercedes Benz Bakal PHK 10 Ribu Karyawan Akibat Pasar Otomotif Lesupexels/energepic.com

Daimler melalui keterangan tertulis menyebutkan akan merumahkan 10 ribu karyawan mereka secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.

Langkah ini terpaksa diambil pabrikan mobil asal Jerman ini untuk mengurangi biaya kepegawaian. "Kami ingin meningkatkan daya saing," kata Kepala Personel Daimler Wilfried Port seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (2/12).

2. Daimler mempekerjakan 300 ribu karyawan

Mercedes Benz Bakal PHK 10 Ribu Karyawan Akibat Pasar Otomotif LesuUnsplash/Sarah Philip

Daimler sendiri hingga kuartal 2019 tercatat memiliki 304 ribu karyawan. Tak disebutkan pagawai di negara mana saja yang akan dirumahkan.

Hanya disebutkan, sebanyak 1.100 karyawan yagn akan di-PHK berada di level atas. Daimler mengklaim kebijakan merumahkan karyawan ini bisa menghemat hingga lebih dari 1 miliar euro hingga akhir 2022.

3. Sebelumnya Nissan mengumumkan akan melakukan PHK

Mercedes Benz Bakal PHK 10 Ribu Karyawan Akibat Pasar Otomotif LesuUnsplash/Milan Degraeve

Sebelumnya pabrikan Jepang Nissan juga akan melakukan PHK terhadap ribuan karyawan mereka dalam beberapa tahun ke depan. Pemangkasan jumlah karyawan ini bagian dari strategi Nissan untuk mengetatkan ikat pinggang.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb 

Baca Juga: Produksi Datsun Disetop Mulai Januari 2020, Ini Jawaban Nissan

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya